Kedai Sahaja ( Episode 1 )

Kedai Sahaja ( Cerpen )

         Embun pagi yang sejuk sekali di tambah panorama semilir angin suara ranting menari nari manja di telinga seakan akan ikut menikmati suasana indah nya perdesaan, yang di kenal asri dan banyak pepohonan yang menjulang seakan ia mengisaratkan pada setiap manusia. 
Aku ini adalah pelindung mu dari terik nya matahari yang kadang membuat manusia alpa  di tenguk sana sini warna hijau membuat mata tak henti henti memandang nya desahan nafas seakan ikut menyertai dan memberi kabar betapa indah ciptaanya . 
Ibu ibu yang sudah mulai sibuk dengan kegiatan nya masing masing  ada yang menyidiakan masakan dan ada  bersiap siap untuk berangkat bekerja seperti, bapak bapak yang sedari matahari belum terbit sudah berada diladang yang tetap setia menjaga peninggalan nenek moyang nya yang sudah di wariskn selama  bertahun tahun tak ada kata lelah justru ketenangan dan keikhlasan dalam menjalani hidup. 
Terpancar dari setiap jiwa yang berada di desa yang terkenal dengan sebutan ( tambak rejo ) di kampung yang terkenal ramah ini ada bapak yang dengan semangat mengayuh sepeda butut di sana ada kebahagiaan tersendiri yang di simpan di hati dan memiliki ketulusan yang mendalam di lihat dari pakaian dan tas yang di bawa  ia seperti nya seorang guru . 
Entah sudah berapa tahun bapak ini mengayuh sepeda butut nya untuk tetap pergi mengajar dan memberi setitik ilmu pada muridnya tidak kah hati kita terpanggil untuk seperti beliau yang di sisa umur nya yang sudah senja dan seharusnya sudah menikmati hidup namun mmasih tetap saja setia pada pengapdian yang tak ada batas nya
   Entah kenapa seakan akan hati ini meraung raung ada sesak yang membuat aku tak mengerti kenapa aku begini dan burung sejak tadi asyik bermain ia melirik ku sepertinya ia tahu kalau aku sedang berada dalam keadaan hati yang gundah dan lihat burungpun mulai menghilang dan pandangan ku kabur.
Sesampai di rumah aku duduk di kursi depan rumah sambil berpikir apa yang bisa aku lakukan untuk kampung ini , tiba tiba ibu membuyarkan lamunan ku " dari mana saja dari tadi bapak mencari mu  aku baru sadar kalau hari ini bapak mengajak ku untuk ikut ke tempat kerja nya , bapak ku adalah salah satu orang terpenting di kampung ini beliau juga di anggap tokoh masyarakat karena selain beliau jadi kepala desa beliau juga sering di minta masyarakat untuk memberi sedikit wejangan atau mimpin setiap ada acara hajatan seperti acara pernikahan atau yang lain lain, dan beliau juga di kenal ramah dan suka membantu masyarakat. 
Sehingga sampai sekarang beliau tetap jadi kepala desa meski umur sudah tidak lagi muda dulu setiap beliau men tapi aku sebagai anak yang aku tidak pernah berpikir untuk ...( bersambung episode 2 )


Senin, 15.07
04.09.2017
diaryanafatih.blogspot.com



Subscribe to receive free email updates: