![]() |
| Pulang Kampung |
Bau asap aspal di jalan kota
menyesakkan dada, lesu
bukan tentang indah dan panuroma
bukan tentang kurang dan rasa iba
Namun duka hati semakin merajela
kasih tulus, Menentramkan jiwa
Makin lama makin entah kemana ?
Malam lama lama menyadarkan
ingatan tak bersuara
Aku harus pulang
daun kampung telah berguguran berat
menanti
tanah kelahiran memanggil kembali
meski hanya sebentar bersua
Rasa syukur tak terhitung ditelan masa
Ahad, 19.45
24.09.2017
diaryanafatih.blogspot.co.id
