![]() |
| Romantis |
Tak ada yang bisa lari dan mengelak dari takdir yang sudah Allah gariskan untuk kita
meski pilu dan sakit yang menancap dihati berkeping keping perihnya luar biasa, luka menganga hati merintih,tenggelam dalam nestapa tak bisa berpikir jernih semua tersa gelap ku pandang,aku baru saja menerima kabar yang buat aku lunglai tak bisa melangkah dunia ku berubah 99%, dia yang selama ini mengisi kekosongan hati yang sudah banyak memberi warna tiba tiba ia memutuskan untuk berpisah.
Dan sepenuh nya aku lum bisa menerima kenyataan, aku masih berada dalam keterpurukan dan meratapi nasibku yang tak bisa melupakan kenangan yang sudah di lalui bersama
berjanji mengikat janji suci sudah kita rencanakan tingggal saja mengajukan ke orang terdekat kita masing masing namuan semua sudah pupus dan tinggal hati yang lara.
Aku tak tahu takdir ku selanjutnya, namun ku berharap akan ada sosok pengganti yang datang dan bisa membuka hatiku yang terlanjur patah,,
di sisa hari hari ku yang masih ada ku terus melangkah tapi kali ini berdeda aku lebih banyak diam dan tak ada ekspresi, seakan waktu menjadi kutukan buat ku yang semula wajah berbinar membuka tabir pagi dengan pesona sang mentari.
Sekali lagi, aku mengutarakan pada takdirku, agar aku di kasih kesempatan lagi untuk bangun dan melupakan semua yang pernah ada dan aku di pertemukan dengan dia yang sama sama memilki hati dan masalah yang sama, agar nantinya kita tak perlu memberi alasan kenapa kita harus bangkit dan berani jatuh cinta lagi dan sama memberi warna dalam kehidupan kita masing masing .
Ternyata bisikanku di dengar dan taklama aku bertemu dengan sosok yang aku dambakan selama ini, tanpa sengaja kita bertemu di perempatan kota saat aku mau nyebrang jalan dari arah kiri dan waktu itu aku ada jadwal kuliyah siang dan terpaksa aku pulang sore tepat nya jam lima lebih seperempat.
Dan pelan pelan luka yang dulu menganga tambah hari terobati dan aku sudah mulai lupa hari yang pernah kurasa sepi , karna kini aku tak lagi sendiri dan merasa hampa, yang ada warna indah yang telah melukis hidup ku jauh lebih berarti dari sebelumnya, tentu saja berbeda dengan yang dulu karna yang sekarang bukan hanya aku yang merasa bahagia oleh kehadiran nya tetepi keluarga besarku juga merasakan apa yang aku rasakan
dan langitpun ikut bertasbih mendo'akan kebahagiaan kita yang senantiasa di selimuti berkah dan cinta nya.
Dan pada mu laki laki pelipur lara ku sekaligus imamku Trimakasih kau telah memilih untuk kau jadikan aku sebagai istrimu .......
Rabu, 06.58
13.09.2017
diaryanafatih.blogspot.com
