Mimpi Yang Masih Rapi ( Episode 2 )


Hope...

 
...Ya mimpiku yang masih ku ukir dari hitam tinta sampai tetesan keringat, dari derai tawa hingga rinai air mata. Siapa yang tau selain jasad ku sendiri dan diri Nya [Allah] oh aku lupa ada satu sosok yang selama ini menjadi saksi bisu setiap keluh kesah yang lara dan air mata jadi teman setia, bait do'a yang sengaja ia lantukan di sepertiga malam dalam nyaman ia membuay mimpi yang indah namun saja ia tetap terjaga di buang selimut dan melangkah dingin menusuk ke pori pori tulang tak dihiraukan 
bersimpuh pasrah dan tangan mengadah gemeteran harapan yang mulia semoga saja Tuhan berkenan dan mengabulkan do'a tiap tahmid dan tasbih nya aku tau siapa yang ia tangisi dan ia perjuangkan hingga matahari terbit, ikhlas menyusuri hari hari nya bersama gumpalan peluh hingga aliran darah di titk penghabis.

tau kah kamu ? 
siapa dia ? 
dia yang selalu ada untuk kita 
dia yang selalu memaafkan kesalan kita 
dia yang selalu memberi kekuatan saat kita terjatuh 
dia yang selalu memberi keyakinan saat harapan tak ada 
ia dia adalah Ibu 
ibu kita semua, aku kamu dia dan mereka ....... 

inilah yang sering membuat aku takut saat menulis saat aku membicarakan tentang ibu kata kata ku langsung kelu aku tak tau lagi aku harus nulis apa ? Entah diwaktu aku memegang pena atau didepan komputer sama aja aku langsung kehabisan makna padahal diotak ku sudah penuh hiasan kalimat indah yang ingin aku bagi pada teman teman yang suka membaca semoga ada titik terang  setiap kalimat yang aku susun meski hanya bingkaian sederhana tetap saja harapan yang sesungguhnya ada hikmah yang bisa di petik dan bermanfaat 

Kembali pada hatiku yang sesak yang belum merasa puas aku sebut terus menerus , mungkin sedikit hiperbola tapi itulah kenyataan nya aku tak bisa menyembunyikan isi hatiku tentang nya biar saja diri ini di anggap berlebihan dalam memuji yang pasti aku tak punya keraguan untuk mengutarakan cintaku padanya. 
cinta pada ibuku yang telah melahirkanku hingga aku tau dunia 
dan sampai aku menyelami lautan hakiki dan kisah mu tidak akan tuntas aku sebarkan hingga ke ujung dunia

Salam untuk Ibu ...... 
Bersambung..( episode 3 )


Kamis, 12.44
07.09.2017
diaryanafatihblogspot.com







  

Subscribe to receive free email updates: