![]() |
| Tapak Rindu |
Rintik memecahkan telinga
bisikan panorama air membising
denyut sendu menduyup kalbu
seribu rindu mengulangi ingatan pilu
hujan tak terlalu keras dan kencangg
namun cukup membuat hati ngilu
aku di antara kepingan kata
menguap suasana haru
hiruk pikuk ku terjang berlalu
bunga putih kini berganti warna
dan layu, bak bunga berguguran di musim semi
mencoba nikmati harum kelopak tanah sehabis diterpa hujan
berlalu
bersama terbangan kapas yang menari nari
di sela dingin nya salju
selimut kelam mendayu dayu
ah di situ
di sini
di sana sama, sama SEMU
ah aku yang sedang merindu
Kamis, 23.35
07.09.2017
diaryanafatih.blogspot.com
