Tertutup Mata




Saat semua sirna dari pandangan 
hilang, tak tertinggal
kecuali cinta suci amal jariyah
Kaku, tangan dingin
sebujur tubuh sudah tak ada arti
Tanah tempat kembali
pergi tuk selamanya
Keringat jadi tetesan dingin
semua di pandang gelap
tak ada satupun yang dapat 
menghentikan,
tidak kau dan jua aku
Emas permata tak jua dapat menukar
bila nafas sudah terlepas
membakar punah jadi abu
tertinggal seorang diri
hanya menunggu nasib 
dan ketika itu 
berbahagialah orang orang 
yang takwa .....



Harapan 


Ketika aku telah pergi
menuju jalan yang amat sepi
aku sendiri,
tak punya teman dan sahabat
tuk menumpahkan segala asa 
Rindu, akal dan pikiran 
aku sadar tak ada yang akan 
bisa menolong ku, kecuali 
aku sendiri
kesombongan,keangkuhan diri
sia sia belaka
saat jasad sudah berlumur dosa 
tak ada ampun sebab nafas terlanjur
hancur,
pengap sesak di dada berjuta harap
dan do'a selamat kan aku Ya ALLAH 



Kamis,04:52
16.11.2017
diaryanafatih.blogspot.com

Subscribe to receive free email updates: